Takalar-BNI.co.id

Sebagai pejabat baru di jajaran Polsek Polongbangkeng Utara, Iptu Muh. Haris, S.H., memilih masjid sebagai salah satu tempat untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. Bukan lewat seremoni, melainkan melalui percakapan langsung dengan warga seusai pelaksanaan Salat Jumat.

Safari Jumat itu berlangsung di Masjid Misbahul Janna, Dusun Kampung Beru, Desa Kampung Beru, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 12.00 Wita.

Iptu Muh. Haris didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kampung Beru, Aipda Muhammad Haris. Di hadapan jamaah, Kapolsek Polut memperkenalkan dirinya sebagai pejabat baru di Polsek Polut. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolsek Bajeng, Polres Gowa.

Pertemuan itu sekaligus menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Kapolsek mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh pemuda, Babinsa, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Polut.

Menurut Iptu Muh. Haris, persoalan keamanan tidak selalu harus berakhir di meja kepolisian. Banyak persoalan di tengah masyarakat, kata dia, dapat diselesaikan lebih awal melalui komunikasi, musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.

“Sinergitas antara pemerintah, dalam hal ini Camat dan para Kepala Desa, bersama seluruh elemen masyarakat harus terus dijaga. Apabila ada persoalan di tengah masyarakat, kami berharap dapat terlebih dahulu diselesaikan secara kekeluargaan dan melalui musyawarah,” ujar Iptu Muh. Haris di hadapan jamaah.

Kapolsek juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari kebakaran, pencurian hingga penipuan.

Ia meminta masyarakat tidak memberi ruang bagi penyakit masyarakat seperti perjudian, minuman keras dan narkoba yang dapat merusak lingkungan sosial sekaligus memicu gangguan kamtibmas.

Di sisi lain, Iptu Muh. Haris mendorong masyarakat menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan. Siskamling dan pos ronda, menurut dia, bukan sekadar tradisi lama, tetapi bentuk kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya. Jika mengetahui adanya gangguan keamanan atau persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas, pemerintah desa maupun Polsek Polut. Dengan begitu, setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan baik,” katanya.

Safari Jumat tersebut turut dihadiri Camat Polongbangkeng Timur Muhammad Arif, S.E., M.A.P., Kanit Reskrim Polsek Polut Ipda Muh. Syaiful Majid, S.H., M.M., Kanit Sabhara Aiptu Hamka Jamal, Kepala Desa Kampung Beru H. Junaid, Bhabinkamtibmas Aipda Muh. Haris, serta Babinsa Sertu Sudirman.

Sejumlah tokoh agama, tokoh pemuda dan jamaah Masjid Misbahul Janna juga turut mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran unsur pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat dalam satu ruang memperlihatkan bahwa menjaga keamanan membutuhkan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan aparat.

Bagi Iptu Muh. Haris, perkenalan sebagai Kapolsek baru bukan sekadar memperkenalkan nama dan jabatan. Ada pesan yang lebih penting: membangun kepercayaan sejak awal.

Dari masjid, ia ingin memastikan bahwa pintu komunikasi antara kepolisian dan masyarakat tetap terbuka.

Sebab, keamanan yang kokoh tidak hanya dibangun melalui penindakan ketika kejahatan terjadi, tetapi juga melalui hubungan yang baik, kewaspadaan warga dan kesediaan untuk menyelesaikan persoalan sebelum berkembang menjadi konflik.

Bagikan :