TAKALAR — Suasana berbeda terlihat di halaman Mako Polres Takalar, Selasa pagi, 18 Agustus 2026. Nuansa kedinasan sejenak berganti dengan gelak tawa dan keceriaan ketika personel Polres Takalar bersama Bhayangkari mengikuti berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08..00Wita itu dipimpin langsung Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Takalar Ny. Eka Ginanjar beserta jajaran. Para peserta tidak hanya dituntut cepat dan tangkas, tetapi juga harus mampu menjaga kekompakan tim.
Sejumlah permainan khas perayaan kemerdekaan disiapkan. Di antaranya lomba estafet tepung, memindahkan gelas berisi air menggunakan karet dan tali, memindahkan sedotan menggunakan hidung, memasang sarung dengan bantuan balon, hingga lomba memancing kerupuk secara berpasangan.
Kemeriahan semakin terasa ketika peserta mengikuti lomba panggilan sayang oleh para bapak kepada ibu, make up dengan mata tertutup, joget botol di dahi, makan pisang dengan mata tertutup, rebut kursi, hingga lomba over bola secara berkelompok.
Bagi personel Polres Takalar, perlombaan tersebut bukan sekadar ajang hiburan. Di balik permainan yang mengundang tawa, terselip pesan tentang pentingnya membangun komunikasi, kerja sama dan soliditas di lingkungan kepolisian.
Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi turut hadir dan mengikuti suasana kegiatan bersama personel dan Bhayangkari. Kehadiran pimpinan menjadi penanda bahwa semangat kemerdekaan juga dapat dirawat melalui kebersamaan di lingkungan internal Polri.
Kasi Humas Polres Takalar IPTU Nur Ady mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara personel Polres Takalar dan Bhayangkari melalui suasana yang lebih santai dan penuh keakraban.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga dengan membangun kebersamaan dan kekompakan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin seluruh personel dan keluarga besar Polres Takalar semakin solid,” kata IPTU Nur Ady.
Ia menambahkan, perlombaan juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus menjaga semangat positif di lingkungan Polres Takalar. Menurutnya, kekompakan internal merupakan modal penting dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Yang paling penting bukan soal siapa yang menang atau kalah. Kita ingin momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi pengingat bahwa persatuan, gotong royong dan kebersamaan merupakan nilai yang harus terus kita jaga, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri,” ujar IPTU Nur Ady.
Semarak kemerdekaan pun berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan. Tawa peserta dan dukungan antarkelompok menjadi warna tersendiri, sekaligus memperlihatkan bahwa di balik tugas kepolisian yang menuntut disiplin dan kesiapsiagaan, terdapat semangat kebersamaan yang terus dirawat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Takalar tidak sekadar merayakan usia kemerdekaan Indonesia, tetapi juga merawat semangat persaudaraan di internal institusi—sebuah energi yang diharapkan bermuara pada semakin solidnya Polri dalam mengabdi kepada masyarakat.










