Takalar-BNI.co.id
Jarum jam tepat menunjukkan pukul 00.00 Wita ketika suasana di Taman Makam Pahlawan Polongbangkeng, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, berubah menjadi hening.
Di tengah gelap malam, nyala obor menjadi satu-satunya cahaya yang menerangi wajah para peserta Apel Kehormatan dan Malam Renungan Suci, Minggu (16/8/2026).
Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H. tampil sebagai Inspektur Upacara. Ia memimpin prosesi penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dengan lampu penerangan dipadamkan, pembacaan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci berlangsung dalam suasana khidmat. Cahaya obor yang menyala di sisi kanan dan kiri Inspektur Upacara seolah menjadi simbol bahwa perjuangan para pahlawan tetap menerangi perjalanan bangsa hingga hari ini.
Apel tersebut diikuti unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Satpol PP dan Damkar, ASN, organisasi kepemudaan hingga Pramuka. Hadir pula Bupati Takalar Ir. H. Muhammad Firdaus Daeng Manye, M.M., Wakil Bupati Takalar Dr. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., Ketua DPRD Takalar H. Rijal Tawang, Dandim 1426/Takalar Letkol Inf. Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., serta jajaran pejabat TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Takalar.
Dalam prosesi tersebut, peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan. Doa kemudian dipanjatkan sebelum penghormatan terakhir diberikan kepada arwah para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia.
Kasi Humas Polres Takalar IPTU NUR Ady saat dikonfirmasi mengatakan, Apel Kehormatan dan Malam Renungan Suci bukan sekadar rangkaian seremoni peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan.
“Renungan suci ini mengingatkan kita semua bahwa kemerdekaan tidak diperoleh dengan mudah. Ada pengorbanan jiwa, raga dan air mata para pahlawan yang harus terus kita hormati. Karena itu, nilai-nilai perjuangan tersebut harus kita jaga dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar IPTU NUR Ady.
Ia menambahkan, keterlibatan seluruh unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan.
“Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu melalui pengabdian terbaik sesuai bidang masing-masing, menjaga persatuan, menciptakan keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Itulah salah satu bentuk penghormatan nyata kepada para pahlawan,” katanya.
Apel berakhir setelah penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.
Dalam sunyi menjelang fajar, penghormatan itu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan, melainkan amanah yang harus terus dijaga.









