Buol-BNI.co.id

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Karamat tahun 2025 sukses diselenggarakan di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Karamat, Jum’at (2103/25) .

Acara ini menjadi wadah strategis dalam merumuskan arah pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Hadir dalam forum ini Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., Ketua DPRD Buol Ryan Natanhile Kwendi beserta anggota, Sekretaris Kabupaten Buol Dadang, SH MH, Pimpinan OPD, Camat Karamat Salman T. Launa, S.Sos, serta unsur pimpinan kecamatan, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LSM, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Dalam sambutannya, Camat Karamat Salman T. Launa, S.Sos, menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai forum yang mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat. Ia juga mengapresiasi dukungan anggaran dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah yang akan membantu realisasi pembangunan di Kecamatan Karamat.

Ketua DPRD Buol, Ryan Natanhile Kwendi, menyoroti lima prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah dalam RKPD tahun 2026

Sementara itu Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., mengumumkan alokasi anggaran dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) untuk proyek rekonstruksi pengaman garis pantai di Desa Monano sepanjang 325 meter dengan anggaran Rp3.000.700.000 serta di Desa Busak Satu sepanjang 350 meter dengan anggaran Rp3.000.805.500. Ia menekankan pentingnya pengawasan oleh kepala desa agar proyek ini berjalan sesuai rencana.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa hanya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan yang tidak terkena efisiensi anggaran, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendukung program prioritas seperti makan gratis, penanganan stunting, dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Pemerintah Kabupaten Buol menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem dan stunting melalui strategi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan beriman.

Selain itu, pemerintah juga berencana mengoptimalkan potensi alam serta menarik investasi untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Menutup Musrenbang, Wakil Bupati memaparkan program kerja Bupati dan Wakil Bupati dalam 100 hari pertama pemerintahan mereka.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan hanya formalitas, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Mari kita bahu-membahu, bekerja keras, dan berkontribusi sesuai profesi serta bidang masing-masing demi kemajuan Kabupaten Buol,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi, Musrenbang Kecamatan Karamat 2025 diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bagikan :