BNI.com//Kalbar-Sambas – Selama 4 hari Kegiatan Bimbingan Teknis WUB IKM di Kota Pontianak akan berlangsung di Hotel Aston Pontianak, yang terdiri dari 26 kegiatan bimbingan teknis dengan jumlah peserta sebanyak 520 orang yang berasal dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, dan Landak. Kegiatan tersebut akan di mulai dari hari Jumat sampai dengan Senin, tanggal 22 – 25 September 2023.
Dengan 9 bimbingan teknis di Kota Pontianak, kemudian 8 bimbingan teknis di Kabupaten Kubu Raya, 5 bimbingan teknis di Kabupaten Mempawah, serta 4 bimbingan teknis di Kabupaten Landak.
Direktur Industri Aneka dan Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Ditjen IKMA Ir. Ni Nyoman Ambareny, M.Si mengatakan, bahwa Ditjen IKMA siap memfasilitasi kebutuhan para IKM di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Landak.
“ Ditjen IKMA siap bersinergitas untuk tahun-tahun mendatang agar IKM di Kota Pontianak, Kab. Kubu Raya, Mempawah, dan Landak, dapat bersaing dengan daerah lain dan memasarkan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh, “ benernya.
Disamping itu, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Ir. Reni Yanita, M.Si mengungkapkan bahwa Kementerian Perindustrian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, memiliki berbagai jenis program kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing IKM.
Program kegiatan diperuntukkan tidak hanya bagi para pelaku usaha yang telah menjalankan usahanya, namun juga diperuntukkan bagi para wirausaha baru yang akan memulai bisnisnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menambah populasi IKM di Provinsi Kalimantan Barat dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Selain itu, diharapkan dalam masa mendatang para pelaku IKM dapat menjadi rantai pasok bagi industri besar.
Para peserta bimbingan teknis diharapkan agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti acara bimbingan teknis sehingga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja juga meningkatkan perekonomian setempat, “ pintanya.
Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Maman Abdurrahman, yang diwakili Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI hari ini, Andry, SE menyampaikan Kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan WUB IKM ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perindustrian, Komisi VII DPR RI, dan Pemerintah daerah Kalimantan Barat.
Untuk mendorong penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru IKM di Provinsi Kalimantan Barat yang telah diselenggarakan dalam 3 tahun terakhir.
“ Semoga dengan adanya pelatihan ini dapat mendorong perekonomian di daerah Kalimantan Barat, “ pungkasnya.
Sejalan dengan itu, ke empat Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan ( Diskumindag ) Mulai dari Kota Pontianak Junaidi, S.IP, M.Si , Kabupaten Kubu Raya, DR. M. Norasari Arani , Kabupaten Mempawah, Johana Sari Margiani, S.Sos, M.Si dan Kabupaten Landak Rosalia Elisabeth, SHk.
Menurut mereka, pelatihan ini memberikan dampak positif dalam pembangunan ekonomi, oleh karena itu diharapkan para peserta benar-benar fokus agar apa yang di dapatkan dalam pelatihan ini dapat di kembangkan dalam kemajuan IKM. (Wardi).






