Surabaya – BNI.co.id
Salah satu kota Surabaya yang sangat potensial di kembangkan sebagai kawasan wisata.
Sungai Kalimas yang mengalir tepat di pusat kota Surabaya di samping taman prestasi dan menjadi pusat wisatawan.
Hari Sabtu (13/9/2025).
Telah di selenggarakan ke giatan Lions Club Sejahtera Surabaya serta Komunitas Eco Enzim berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya.
Kadis Dinas Lingkungan Hidup Surabaya Dedik Irianto M.M menjelaskan bahwa sekitar 70 persen sampah di Surabaya adalah sampah organik dengan porsi terbesar berasal dari sisa makanan(food waste).
Indonesia menduduki tiga besar penyumbang food waste di dunia.
Dalam hal ini Pemkot Surabaya juga focus terhadap penggunaan popok pakai ulang sebagai solusi masalah yang mencemari sungai.
Hasil riset menemukan jutaan popok sekali pakai di sungai Brantas yang merupakan sumber bahan baku air PDAM.
Untuk program popok pakai ulang Surabaya bahkan masuk 50 finalis Mayors Challenge 2025 yang akan d gelar di Philantropies New York.
Beliau di undang Ke Colombia untuk memaparkan program ini. Dengan popok pakai ulang manfaatnya luar biasa,dari sisi lingkungan,ke sehatan Bayi,hingga ekonomi ke luarga bisa hemat sampai 60 persen.
Berbagai elemen masyarakat Surabaya bergerak bersama mencari solusi inovatif dan berkelanjutan.
Eco Enzim menghasilkan senyawa yang mampu mengurai polutan, menetralkan zat berbahaya, serta meningkatkan kualitas air.
Kegiatan penuangan Eco Encim di sungai Kalimas bukan sekedar aksi simbolis, melainkan implementasi nyata dari solusi berbasis alam.
Dengan menuangkan Eco Enzim secara berkala di harapkan kadar polutan dalam air sungai dapat menurun secara signifikan, kualitas air meningkat dan ekosistem perairan kembali pulih ungkap Sugeng Waluyo.
Lions Club Surabaya Sejahtera Tatik Effendy S .H juga juga seorang politikus juga peduli dengan adanya kegiatan lingkungan.
Secara rutin beliau menghimbau kepada masyarakat semakin mencintai lingkungan dengan Eco Enzym untuk menuangkannya ke sungai dan mengurangi polusi.
Kita ingin warga kota Surabaya sadar dan pentingnya menjaga sungai. Juga hadir Kepala Sekolah luar biasa Harapan Bunda,Guru, Fira Modelling Disabilitas dari Rumah anak prestasi Pemkot Surabaya .
Wakil ketua Bidang Lingkungan 4 dari Santa Monika Gereja Kristus Raja Surabaya Maria Singgih ketua RT 04/RW 08.Surabaya.
Hasil dari ke giatan tersebut akan di sampaikan ke pada warganya. Dan ia mengharap lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan menciptakan Surabaya yang bersih, hijau dan asri.





