Luwu Utara-BNI.co.id

Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, mengendarai motor trail tempuh jarak 109 kilometer dari Masamba hingga perkampungan terluar di ujung Kecamatan Rampi, untuk meninjau langsung pelaksanaan ibadah Natal warga di enam desa yang termasuk dalam wilayah administrasi kecamatan tersebut.

Selain kapolres, perwira dengan pangkat Inspektur Polisi II ini juga dibarengi oleh wadanyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan, unsur TNI, serta para Kasat saat melakukan kunjungan ke sejumlah gereja. Tujuannya adalah memastikan keamanan warga dalam beribadah dengan hadir langsung di tengah masyarakat.

Hal ini sejalan dengan penyampaian Karo Ops Polda Sulawesi Selatan saat rapat lintas sektoral di Makassar beberapa waktu lalu, yang meminta seluruh pimpinan wilayah untuk terjun memastikan keamanan masyarakat hingga ke pelosok terpencil, khususnya selama pelaksanaan Ops Lilin dalam rangka Natal dan Tahun Baru.

“Sekalipun situasi kamtibmas di Rampi tergolong kondusif, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, kami hadir langsung untuk memastikan warga di pelosok pegunungan bisa beribadah dengan tenang dan aman.

Warga silakan ibadah, biarkan kami yang menjaganya,” ungkap kapolres di sela kunjungannya di Gereja Desa Tedeboe, Kecamatan Rampi, Sabtu (20/12/2025).

Ibukota Kecamatan Rampi berjarak sekitar 86 kilometer dari pusat kota Masamba, dengan medan ekstrem di sepanjang jalur darat yang dilalui.

Sementara untuk mencapai desa paling ujung, perlu menempuh tambahan sekitar 23 kilometer dari ibukota kecamatan yang juga tidak kalah ekstrem.

Sebesar 90 persen penduduk kecamatan ini beragama Nasrani.

Rencana, setelah Rampi, rombongan kapolres akan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Seko Pegunungan untuk melakukan pengamanan ibadah Natal di sejumlah gereja.(Mik)

Bagikan :