Takalar-BNI.co.id

Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan Satuan Lalu Lintas Polres Takalar melalui pendekatan yang lebih humanis dan persuasif. Senin, 3 Agustus 2026, jajaran Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Takalar menggelar kegiatan Polantas Menyapa Mappatabe bersama komunitas ojek di pangkalan ojek Segitiga Paririsi, Kabupaten Takalar.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 Wita itu dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Takalar, Ipda Nasrullah, S.H., M.H., bersama personel Unit Kamsel.

Melalui dialog yang hangat dan penuh kekeluargaan, para pengemudi ojek diajak memahami pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan, baik untuk kepentingan pribadi maupun saat melayani penumpang.

Dalam kesempatan tersebut, personel Satlantas memberikan berbagai edukasi kepada para pengemudi ojek. Mereka diimbau agar selalu menjaga keselamatan kerja, menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Edukasi juga diberikan kepada pengemudi maupun penumpang agar senantiasa mengutamakan keselamatan diri dengan menggunakan helm berstandar SNI dan memastikan tali pengaman helm terpasang dengan benar sebelum perjalanan dimulai.

Selain itu, petugas menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Melalui pendekatan yang komunikatif, Satlantas berharap kesadaran masyarakat dapat tumbuh dari pemahaman, bukan semata-mata karena penindakan.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Takalar, Ipda Nasrullah, S.H., M.H., saat ditemui mengatakan bahwa komunitas ojek memiliki peran strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan Polantas Menyapa Mappatabe ini, kami ingin mengajak seluruh pengemudi ojek untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan kebiasaan, dimulai dari hal sederhana seperti menggunakan helm SNI, mengklik tali helm, mematuhi rambu lalu lintas, serta selalu mengutamakan keselamatan penumpang dalam setiap perjalanan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Takalar, AKP Nursanti, S.H., saat dikonfirmasi menegaskan bahwa kegiatan edukasi kepada komunitas ojek merupakan bagian dari strategi preventif Satlantas dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Takalar.

Menurutnya, pendekatan yang humanis menjadi salah satu cara efektif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap para pengemudi ojek tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.

Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kita optimistis angka pelanggaran maupun kecelakaan dapat ditekan sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang semakin kondusif di Kabupaten Takalar,” tutup AKP Nursanti.

Bagikan :