BNI.com//Bungo-Jambi – Kekurangan guru status PNS , hanya berharap kan honor komite sehingga dana bos mengalir lebih dari 20 persen dikabupaten Bungo. Minggu (2/04/2023).

Kabid tingkat SD– Smp juga mengeluhkan kan benar adanya semenjak 5 Lima tahun terakhir banyak yang PNS angkatan 70- 80 an yang sudah pensiun ada juga yang sudah meninggal dunia Sehingga banyak wali kelas yang kosong , mau tidak mau fihak dari sekolah inisiatif untuk mencari guru pengganti dana dari dana BOS.

Setelah dilihat dari status saat ini banyak yang honor komite sedangkan yang PNS hanya tinggal 2 atau 1 orang di setiap sekolah dasar ,wilayah Bungo.

Ini harus ada tanggung jawab diknas pusat,dan diknas provinsi Jambi sebab jika dibiarkan berlarut – larut akan berdampak negatif sebab gaji honor kisaran 800.000 — 1000.000 jika dibandingkan dengan gaji PNS yang tanggung jawab dengan pekerjaan pull tame untuk memberikan pengetahuan untuk anak didiknya.

Sedangkan bila dibandingkan dengan tenaga honor mungkin kurang extra untuk memberikan tenaga dan pemikirannya untuk mendidik sebab secara finansial belum mencukupi gajinya sehingga mencari kerja lain untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Pemerintah harus memberikan perhatian khusus untuk dunia pendidikan di wilayah Jambi sekitarnya ,sebab ilmu dasar itu sangat penting untuk jenjang berikutnya

Contoh sekolah Dasar negri DS sungai buluh 152 /11 sangat memprihatikan baik dari tenaga pengajar dan kurangnya kursi anak sehingga satu meja tiga anak ,miris ..

Setelah pemerintah mengumumkan bahwa untuk dana pendidikan 20 persen nyata ya ? Sistim yang di buat oleh Mendikbud akan menjadi sorotan untuk tahun 2023 apakah nilai plus untuk rakyat.

Pendidikan harus di no 1 satu kan di suatu negara ini nyata ya kurang tenaga pendidik / pengajar akan berpengaruh negatif bagi dunia pendidikan kurang perhatian pemerintah pada dunia pendidikan untuk 3 tiga tahun terakhir akan membawa dampak buruk bagi dunia pendidikan khususnya provinsi Jambi.

Menurut keterangan Triyono bahwa pendaftaran K3 sudah dimulai tahun 2022 dan akan bergulir penempatan ya di setiap daerah kita tinggal menunggu keputusan Kemendikbud untuk mengevaluasi honor ” yang ditempatkan nantinya

Sedangkan kepala dinas Pendidikan MASRIL tidak dapat ditemui dan no wa juga tidak di jawab.

Kekurangan guru ini sudah sudah menjadi masalah nasional namun setiap daerah harus dapat mengimplementasikan secara baik agar siswa belajar dengan aktif

laporan: Joinsyah Sitorus

Bagikan :