BNI.com//Kab.Tanjabtim-Jambi– Pembangunan Jembatan Desa Lagan Ulu Kecamatan Geragai Kab.Tanjabtimur Provinsi Jambi tahun 2023 bersumber dari APBN berupa Dana Desa(DD) senilai Rp 66.230.000; dengan Volume bangunan 16 X 1,8 M terindikasi mark-up.Sabtu 9 September 2023

Dari hasil pantauan awak Media ini di lapangan. Bangunan jembatan yang berada di RT.09 Dusun Simpang Pandan Dalam terkesan Mark-up. Apalagi bahan bangunan yang di belanjakanTim Pelaksana Kegiatan(TPK) Desa di duga bahan tak berkelas. Seperti Tongkat lantai jembatan, skor tongkat bawah, papan lantai, serta kayu pagar dan kayu atas untuk kerangka atap seng berbahan kayu racuk atau papan kayu biasa.

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lagan Ulu, saat di tanyai awak media terkait bangunan jembatan dengan menggunakan kayu dan papan yang berkemungkinan tidak tahan lama atau berjangka panjang untuk di gunakan masyarakat petani kebun Desa Lagan Ulu.

TPK Desa menjelaskan, kenapa bangunan jembatan tersebut di usulkan dengan menggunakan papan, kayu tidak secara permanen. Kita sangat kesulitan menggunakan jalan darat untuk membawa bahan material ke lokasi untuk pembangunan jembatan RT.09 Dusun Simpang Pandan Dalam. Kalau pun mau akses air, karena sungai yang ada di sana di penuhi sampah seperti rumput. Sehingga jangankan pompong air perahu pun susah untuk lewat, jelas TPK Desa (Adi).

Namun dari penjelasan TPK Desa yang juga sekaligus Kadus Desa Lagan Ulu itu. Awak Media saat meninjau bangunan tersebut , melihat adanya aktivitas Petani kebun sawit sedang melansir hasil panen sawit jalan darat dengan menggunakan kendaraan roda 3 yang di modifikasi.

Jadi dari hasil pantauan awak Media ini menduga adanya dugaan indikasi merugikan keuangan Negara yang bersumber dari Dana Desa tahun 2023. Awak media ini juga untuk menghitung sementara bangunan jembatan, serta menghitung belanja bahan bangunan untuk jembatan tersebut.

Dari hitungan sementara awak Media ini, belanja bahan bangunan jembatan yang berada di RT.09 Dusun Simpang Pandan Dalam desa Lagan Ulu Kecamatan Geragai sebagai berikut.
1. Seng atap = 38 keping
2. Papan Lantai = 50 keping
3. Resplang = 8 keping
4. Tiang lantai. = 36 batang
5. Tiang skor lantai = 28 batang
6. Tiang glegar = 24 batang
7. Tiang kasau Lintang= 10 batang
8. Tiang kasau seng = 9 batang
9. Kasau lintang lantai = 4 batang
10. Tiang pagar lantai = 7 batang
11. Kayu lintang pagar = 18 batang.

Tulisan di atas merupakan rincian jenis belanja bahan-bahan untuk pembangunan jembatan. Dengan besaran anggaran Rp.66.230.000; sudah termasuk pajak PPN, PPH dan termasuk biaya lainnya tertulis pada papan informasi di bangunan jembatan.

Awak Media ini mengabarkan ke publik berdasarkan hasil pantauan atau investigasi di lapangan. Awak media ini juga menduga kuat terjadi mark-up atau kelebihan dalam penganggaran. Pasal nya jika di lihat bahan-bahan yang di belanjakan TPK Desa untuk bangunan jembatan tersebut merupakan bahan dengan kelas racuk atau harga murah.(Ayudi/Red-03).

Bagikan :