BNI.com//Kab.Tebo-JambiHampir semua masyarakat di Perdesaan se-kabupaten Tebo menjelaskan bantuan yang diberikan oleh pemerintah melalui LPG 3 Kg bersubsidi ternyata belum diterima dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan,kamis 14 September 2023

Warga Desa insial YN di kecamatan Tebo Ilir kabupaten Tebo mengatakan ke awak media harga gas LPG 3 kg di pengencer kaki lima terlalu mencekik yakni dari harga Rp. 20.000 di pangkalan menjadi Rp. 28.000 hingga Rp. 35.000 pertabung.

Akan tetapi setiap masayarakat ingin membeli di pangkalan pihak pangkalan mengatakan gas LPG kg sudah habis karena sudah diborong oleh para mafia gas atau pengencer kaki lima yang menjual LPG tanpa izin.Terpaksa mau tidak mau masyarakat membeli di pengencer kaki lima dengan harga yang mencekik.

Terkadang kami merasa kecewa kepada pemerintah setempat di kabupaten Tebo
sebab hal ini sudah bertahun-tahun kami rasakan apa tidak ada solusi lain pemerintah setempat maupun APH setempat agar pemerintah memberikan solusi untuk bisa memecahkan permasalahan yang dialami oleh masyarakat dihimbau kepada pemerintah setempat agar bisa menertibkan harga LPG 3 kg untuk kami masyarakat miskin di desa-desa atau dusun-dusun kami yang ada di perdalaman se-kabupaten Tebo khusus nya.

Kami berharap kepada pemerintah dan APH Turun langsung Ke Toko-toko yang ada di seluruh Desa-desa Terutama ke tokoh para Penampung gas LPG 3 kg Tanpa izin,yang memborong di setiap pangkalan GAS LPG di Desa maupun di kecamatan agar menertibkan Harga dan menertibkan cara Penampung Tanpa izin,agar di jerat sesuai dengan Hukum yang berlaku.(Aswan)

Bagikan :