Pagaralam-BNI.co.id

Dugaan oknum Wartawan di Kota Pagar Alam, mengalami perlakuan kekerasan dan penganiayaan di rencanakan, yang di alami oleh Kipri Herdiansyah Biro Koran Potensi, sekaligus bendahara Ikatan Wartawan Oline Indonesia (IWO-I), yang bertugas di Kota Pagar Alam oleh oknum kontraktor yang berinisial (RL) Pada senin 08/12/2025 sekira pukul 17:20 WIB.

Kejadian terjadi di depan pintu rumah pelaku, di RT.01/RW.01 Desa Jangkar Kel.Jangkar Emas Kec. Dempo Utara Kota Pagar Alam.

Pemukulan tersebut berawal Saat korban di telpon oleh pelaku, untuk datang kerumahnya, walapun korban sempat menolak di karenakan masih ada pekerjaan pelaku memaksa untuk bertemu akhirnya korban mendatangi rumah pelaku.

Dan sesampainya didepan pintu rumah pelaku tanpa sepatah kata langsung memukul korban dengan cara membabi buta, Atas kejadian penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek di dahi kanan, lebab di dahi kiri,luka di bibir, lecet di hidung.

Begini Kronologisnya

Pelaku melakukan pemukulan atas ketersinggungan terkait adanya pemberitaan yang terbit di beberapa media Online terkait proyek yang dia kerjakan padahal hal tersebut tidak mengetahui persisnya, dan pemukulan terjadi berawal pelaku menelpon melalui WhatsApp, pada hari Senin Tanggal 08 Desember 2025 sekira pukul 14:33 wib.

Dan saya jawab lagi sibuk kalau kamu ada perlu dengan saya silahkan kamu datang ke kantor PU, ,atau silakan sampaikan langsung melalui telpon.

Lanjut, pelaku menjawab pokoknya mau ketemu dengan kamu, nanti kamu kerumah, ada perlu penting. Saya jawab insa’allah kalau sempat saya mampir lalu telpon saya akhiri.

Sekira pukul 16:47 wib. Pelaku mengirim pesan Voice not, dengan kalimat dimana saya mau ketemu bener dengan kamu atau dimana.” Kata pelaku, lalu karena merasa tidak enak hati walaupun pekerjaan belum selesai, saya mengajak rekan kerja saya saudara Barlian untuk menemui pelaku.

Sesampainya di depan rumah pelaku saya turun dan menuju rumah pelaku, di depan pintu, pelaku kelur dan langsung bertanya dengan pelaku, apa ceritanya kamu mau ketemu dengan saya karna tadi saya masih sibuk dan ini juga belum selesai, tanpa bicara pelaku langsung memukul saya dengan cara membabi buta,” tutur korban.

Ketua IWO-I (Ikatan watwan oline indonesia) Kota Pagar Alam. Heri Kusnadi angkat bicara. ” Saya mengecam keras atas kejadian penganiayaan yang terjdi pada Anggota kami selaku bendahara DPD IWO-I Kota Pagar Alam.

“Saya meminta kepada APH (aparat penegak hukum) untuk segara menindak lanjuti laporan korban, sesuai dengan undang-undang yang Berlaku dan Undang-undang PERS nomor 40 tahun 1999, di karenakan pelakuan yang melawan hukum dan mencederai Insan PERS.

“Kami berharap kepada APH, Khususnya Kepolisian Resort Kota Pagar Alam Polda Sumsel.

Untuk menindak tegas pelaku penganiayaan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang lagi kedepannya kepada anggota kami dan Insan Pers yang bertugas di Kota Pagar Alam.

Atas adanya kejadian ini, kami Seluruh Anggota IWO-I Kota Pagar Alam akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Heri.

Bagikan :