BNI.com//Kota Subulussalam-Aceh -Siswa SMAN.1.Rundeng lakukan Aksi Demo di gerbang halaman sekolah SMA Negri 1.Rundeng Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam Aceh Sabtu 20/05/2023,
Menurut impormasi yang beredar di beberapa media aksi ini terjadi Buntut penyampaian kata -kata kepala sekolah yang sangat menyinggung perasaan para siswa/i disaat menggelar suatu acara sehingga menuai protes besar dari seluruh anak didik disekolah tersebut.
Dalam aksi yang di lakukan anak didik nya sendiri dihalaman sekolah itu yang menyebut bahwa Ibu Sarinah SPd tidak layak menjadi Kepala sekolah di SMA 1.Rundeng .
Pasalnya, para Siswa-siswi di SMA itu merasa kesal dengan statement Kepala Sekolah tersebut, yang mengatakan bahwa para Pelajar disana berandalan, Orang Tidak Mampu,Miskin ,dan Anak Yatim Piatu .
,sehingga membuat perasaan para siswa /i tersebut merasa terhina dan menyinggung keadaan kehidupan mereka sehingga membuat Siswa/i tersinggung dan tidak terima terpaksa mereka melakukan aksi protes dengan memasang Spanduk dan Tulisan Karton di depan sekolah tersebut.
Dengan aksi yang dilakukan para siswa/i itu ,mereka sangat mengharap kan kepada dinas terkait untuk dapat segera mengganti Ibu kepala sekolah yang dianggab tidak wajar dan tidak berjiwa pendidik itu segera di ganti dengan Kepala sekolah yang lain .
Di tempat terpisah , Sarinah,S.Pd.Kepala SMAN 1 Rundeng didampingi Handoko,SP selaku Kasi GTK Cabang Dinas Wilayah Kota Subulussalam- Aceh Singkil saat dikonformasi Awak Media Bedahnusantaraindonesia.com .menyampaikan permohonaan maaf nya .
“Ada atau tidaknya saya berucap demikian ketika saat memberikan binaan, arahan dan motivasi kepada anak didik saya, dengan kata-kata yang menyinggung hati mereka dan menyinggung hati orang tua siswa dan masyarakat Kecamatan Rundeng, dengan segenap hati, saya menyampaikan permohonan maaf.
Melalui media ini ,Saya meminta maaf sebesar – besar nya atas kata-kata yang menyinggung hati anak-anak didik saya, orang tua dan tokoh – tokoh masyarakat Kecamatan Rundeng,” ucap Sarinah Kepala SMAN 1 Rundeng.
“Melalui rekan-rekan media, kepala Sekolah menyampaikan permohonan maaf yang ditujukan kepada siswa-siswi, masyarakat, tokoh dan orang tua siswa. Sikap kami dari Cabang Dinas, kita akan mengambil langkah-langkah kedepannya,” ujar Handoko
Laporan; Ahmad Rambe






