Buol-BNI.co.id

Kepala lapas kelas III Leok, Achmad Adrian,SH. mengikuti penutupan Kegiatan Pelatihan Kerja Pertukangan Kayu dan Pengelasan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Leok yang diselenggarakan dan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buol.

Kegiatan resmi ditutup oleh Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Buol beserta Kepala Lapas Kelas III Leok. Selasa, (04/11/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini , Kplp lapas kelas III Leok, Moh.Yusran, Kasie pembinaan ,Ibu Rahima,S.Sos beserta jajaran dan jajaran staf lapas Leok serta dri dinas Nakertrans kabupaten buol

Kegiatan pelatihan pertukangan kayu dan pengelasan merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas III Leok dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buol dalam rangka peningkatan kompetensi dan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pelatihan ini diikuti oleh 80 orang WBP yang telah melalui seleksi dan menunjukkan minat serta komitmen dalam bidang keterampilan kerja.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik langsung terkait teknik dasar pertukangan kayu dan pengelasan, dengan pendampingan dari instruktur profesional yang ditunjuk oleh Dinas Nakertrans.

Acara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buol beserta jajaran dan Kepala Lapas Kelas III Leok beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas kelas III Leok ,Achmad Adriansa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini, khususnya kepada Dinas Nakertrans atas sinergi dan kolaborasi dalam peningkatan kualitas pembinaan kemandirian WBP.

Kepala Dinas Nakertrans kabupaten buol , Freza aguspard,ST. dalam sambutannya menyampaikan harapan agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi WBP setelah bebas nanti, sehingga mampu mandiri dan berperan aktif dalam masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan kerja sekaligus pelepasan kartu tanda peserta secara simbolis oleh Kepala Dinas Nakertrans dan Kepala Lapas Kelas III Leok kepada seluruh peserta sebagai bukti kompetensi yang telah dicapai.

Dan Iapun berharap di kepada pihak Lapas agar Melanjutkan koordinasi dengan Dinas Nakertrans untuk membuka pelatihan pada bidang keterampilan lain sesuai potensi daerah.

Serta Mendorong WBP untuk terus berlatih dan mempraktikkan keterampilan yang telah diperoleh melalui kegiatan pembinaan kerja di dalam bidang keterampilan kerja.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan fungsi pembinaan kemandirian dalam sistem pemasyarakatan, serta implementasi sinergitas antara Lapas dan instansi mitra dalam mendukung tujuan Pemasyarakatan yang produktif dan humanis.

Bagikan :