Bungo-BNI.co.id

Tim investigasi di lapangan mengecek kesekolah SMAN 18 sudah di mulai rehap dan RKB (RUANG KELAS BARU)
Namun tim tidak menemukan satuan kerja untuk melaksanakan kegiatan tersebut / komite.

Menurut kepala tukang , inisial T apapun yang kurang material selalu berhubungan dengan kepala sekolah.

Tim investigasi menanyakan lagi kepada dewan guru guru ,apakah tidak mempunyai satuan kerja ? Namun fihak dewan guru mengatakan kami  tidak tau,”kata Dewan Guru.

Adapun proyek tersebut 4 empat titik yang secara langsung di kerjakan oleh kepala sekolah (swakelola) Kamis (11/9/2025).

Proyek tersebut menelan dana milyaran namun tidak membentuk satuan kerja

Tim juga melihat pondasi awal yang tukang memakai semen merah putih / kwalitas rendah bukan semen Padang .

Dan batu yang di gunakan untuk dinding batu bata kecil ,bukan batu bata standar ada apa dengan proyek tersebut ? Apakah ini sudah sesuai dengan bestek ?

Proyek ini seharusnya harus lebih baik di kerjakan oleh kepala sekolah (swakelola) dan mendapatkan nilai plus
Jangan malah sebaliknya.

Saat tim BNI mempertanyakan kegiatan proyek semua urusan harus melalui kepala sekolah. Dan tim mencoba bertanya melalui wa namun tidak ada jawaban.

Perencanaan dan pengawasan
Terkait perencanaan pengawasan sesuai Perpres no 123 tahun 2020 bahwa insitusi atau pihak yang memiliki tugas dan bertanggung jawab terhadap keberhasilan DAK fisik bidang pendidikan sebagai berikut :

1. Kementrian pendidikan dan kebudayaan
A. Menyusun sosialisi pelaksanan Dak fisik bidang pendidikan
B. melakukan sosialisasi pelaksanaan DAK bidang fisik

C .melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanan DAK bidang pendidikan sekurang kurangnya di lakukan secara sampling
D. Menyiapkan laporan pelaksanaan DAK

Pemerintah propinsi
A. menetapkan rencana kerja
B. menyusun rencana kerja
C.Bertanggung jawab penuh terhadap berhasil atau tidaknya DAK
D. meyusun secara detail sususunan kerja

Dan pihak komite seharusnya tetap andil dalam pelaksanan etos kerja di setiap sekolah.

Bagikan :