BNI.co.id//Buol-Sulteng – Pj Sekda Kabupaten Buol, Ir. H. Usman, M.Si secara resmi membuka kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berlangsung di Pusat Kuliner Buol pada hari Selasa, 16 Juli 2024.
Dalam laporan yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksana, Nukra, SE, disebutkan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaku usaha dalam hal pengolahan, pemasaran, permodalan, dan teknologi. Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 16 hingga 19 Juli 2024, dengan jumlah peserta yang ditargetkan mencapai 30 orang, terdiri dari pelaku UMKM di Kabupaten Buol. Instruktur dan pengajar yang terlibat merupakan praktisi berpengalaman sesuai dengan bidang pelatihan masing-masing.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Kabupaten Buol, Ir. H. Usman, M.Si, menyampaikan bahwa pelatihan kewirausahaan ini didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pelanggaran 2024. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Buol. Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta yang sebagian besar merupakan generasi muda dengan tujuan menciptakan lapangan kerja baru di daerah tersebut.
Ir. H. Usman Hasan, M.Si, mengungkapkan rasa bangganya melihat semangat para peserta yang siap berwirausaha. Menurutnya, peluang untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sangat terbatas, sehingga banyak lulusan yang harus mencari alternatif lain untuk bekerja. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan berwirausaha. “Memilih berprofesi sebagai wirausaha atau menciptakan pekerjaan sendiri merupakan langkah yang tepat. Usaha yang berkembang akan mampu menampung tenaga kerja sesuai dengan jenis dan skala usaha,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam berwirausaha. Usaha kuliner, misalnya, tidak hanya membutuhkan produksi yang kontinyu dan harga yang kompetitif, tetapi juga memerlukan daya tarik yang berbeda untuk menggaet pelanggan. “Kita harus selalu melakukan inovasi dan perubahan sesuai dengan tuntutan pasar. Membaca keinginan masyarakat adalah kunci keberhasilan,” tambahnya.
Pj Sekda Kabupaten Buol menekankan bahwa meskipun berwirausaha tidak mudah dan penuh tantangan, kegagalan merupakan bagian dari proses belajar yang akan membuat pengusaha menjadi lebih matang. Ia juga menegaskan pentingnya memanfaatkan teknologi dan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. “Di era digital ini, pemasaran tidak lagi harus dilakukan secara langsung. Kita bisa memanfaatkan platform online seperti Shopee dan lainnya. Oleh karena itu, persiapkan diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar usaha kita bisa bersaing dan berkembang,” jelasnya.
Selain itu, beliau juga mengingatkan para peserta untuk memperbaiki mental dan sikap dalam berwirausaha, menghindari keinginan untuk cepat sukses tanpa melalui proses yang benar. Dengan semangat dan kerja keras, diharapkan para peserta dapat mengembangkan usaha yang sukses dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Kabupaten Buol.
Dengan dibukanya pelatihan kewirausahaan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kabupaten Buol dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya sehingga mampu bersaing dan berkembang lebih baik di masa depan.
Tim Humas Diskominfo






