BNI.CO.ID//BINJAI-SUMUT – Kegiatan UKT ( Ujian Kenaikan Tingkat ) Ketua Pengkot TI Binjai H Rudi Sahputra Nasution menerima Pengaduan dari beberapa Orangtua atlit beserta atlit taekwondo yang tidak mau namanya disebutkan.
Para Orangtua beserta Atlit mengeluhkan tentang sistem verifikasi PPDB SMA beberapa sekolah Favorit di Kota Binjai banyak mempersulit Atlit Berprestasi Taekwondo dalam verifikasi berkas.
Saat di Konfirmasi Ketua Pengkot TI Binjai “H Rudi Sahputra Nasution” mengatakan
Sampai saat ini tidak ada Panpel PPDB SMA Kota Binjai yang berkoordinasi dengan pihak Pengkot TI Binjai dalam verifikasi Sertifikat Kejuaraan,Panpel terkesan mengambil keputusan sepihak menolak atlit tersebut mendaftar di beberapa Sekolah Favorit Kota Binjai tanpa ada alasan yang jelas.
Saat di jumpain Sekretaris Umum Pemprov TI Sumatera Utara ” Master Suharwan” di lokasi yang sama.
Pengkot T.i Sumatera Utara berharap Pihak PPDB Kota/Kabupaten agar dapat Berkoordinasi dan melibatkan seluruh Pengkot/Pengkab TI yang ada di Sumatera Utara untuk membantu Panpel PPDB dalam menverifikasi Sertifikat Kejuaraan Atlit Taekwondo yang akan masuk sekolah melalui Jalur Prestasi Non Akademik,agar tidak terjadi kekeliruan dalam mengambil keputusan,” ucap tambahan “Master Suharwan” pada saat di konfirmasi.
Yang Paling mengerti keabsahan dari legalitas sertifikat Kejuaraan Taekwondo adalah Pengkot/Pengkab T.I sebagai perpanjang tanganan PengProv TI Sumatera Utara di masing-masing daerahnya dan serta Pengkot/Pengkab sebagai perpanjang tangan pihak PPDB Kota/Kabupaten agar juga lebih mudah mendapat informasi tentang legalisasi sertifikat dari PengProv TI Sumatera Utara.
Bimpres Pengkot T.I Binjai “Sabeum Zainuddin” mengatakan pada saat di jumpain dilokasi yang sama.
Seharusnya Pihak PPDB SMA bertanya dahulu kepada Pengkot TI Binjai dalam menentukan Legalitas Sertifikat Kejuaraan.
Sebenarnya atensi dan apresiasi seharusnya diberikan kepada atlet-atlet berprestasi agar dapat masuk ke sekolah unggulan melalui jalur Prestasi Non Akademik,bukan malah dipersulit saat verifikasi.
Dari data yang di kumpulkan Pengkot TI Binjai sampai saat ini.
Ada beberapa atlit yang namanya tidak mau disebutkan sudah di tolak saat verifikasi oleh Panpel PPDB sekolah favorit pada hari Sabtu 25 Mei 2024 dan 1 Atlet namanya tiba -tiba menghilang dari sistem cek status pendaftar PPDB, padahal Nilai hasil sertifikatnya sudah muncul di skoring board.
Pengkot TI Binjai Berharap agar Panpel PPDB SMA Kota Binjai dapat bersinergi dan dapat berkordinasi dengan Pengkot TI Binjai agar tidak ada kekeliruan dalam melaksanakan verifikasi sertifikat yang berakibat bisa merugikan para atlet untuk masuk sekolah melalui jalur Prestasi Non Akademik kedepannya. (Jane Hutabarat)






