Takalar-BNI.co.id
Upaya merawat kerukunan antarumat beragama terus dilakukan Polres Takalar melalui pendekatan humanis dan dialogis.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Ibadah Minggu Kasih yang dihadiri Wakapolres Takalar Kompol Alauddin, S.Sos., M.Si., di kediaman Pendeta Hardi Rusmawan Halim, kompleks Pasar Pattallassang, Kelurahan Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Minggu (18/10/2026) pukul 10.00 Wita.
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan umat Kristiani.
Kehadiran Polri di tengah jemaat bukan semata-mata sebagai bagian dari tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, melainkan juga sebagai wujud kepedulian terhadap kehidupan sosial dan keberagaman di Kabupaten Takalar.
Ibadah Minggu Kasih ini dihadiri Pdt. Hardi Rusmawan Halim, M.Th., Letkol Inf. Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., Ipda Abdul Malik Sila selaku Wakapolsek, Aipda Sulaiman P., Aiptu Samuel, serta sekitar 20 jemaat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Polres Takalar menegaskan pentingnya membangun hubungan yang terbuka dan penuh kepercayaan dengan seluruh elemen masyarakat.
Pendekatan yang mengedepankan dialog, kebersamaan, dan saling menghormati diharapkan dapat memperkuat toleransi serta menjaga suasana aman dan damai di tengah masyarakat yang beragam.
Kasi Humas Polres Takalar, IPTU H. Nur Ady, saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan.
Menurut dia, hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Melalui kegiatan Minggu Kasih, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang positif, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara Polri dan umat Kristiani,” ujar IPTU H. Nur Ady.
Ia menambahkan, kerukunan dan toleransi merupakan tanggung jawab bersama yang perlu terus dipelihara melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Polres Takalar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta harmonis.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai, kita dapat menjaga Takalar tetap kondusif sehingga setiap warga dapat menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman,” tuturnya.
Kegiatan Minggu Kasih tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polres Takalar dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
Melalui silaturahmi yang terus terjalin, kepolisian berharap nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan semakin tumbuh sebagai modal penting dalam menjaga kedamaian di Kabupaten Takalar.





