BNI.com//Makassar – Sulsel – Badan Strategis Kebijakan Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM Tahun Anggaran 2023 sedang melaksanakan kegiatan Pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada sejumlah lembaga dan perusahaan yang telah mereka kantongi nama dan alamatnya, Selasa (23/5/2023).

Kegiatan Penilaian Evaluasi Kemanfaatan Kebijakan Penilaian Implementasi dan Evaluasi Kebijakan  Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 21 tahun 2021 ini berisi tentang Syarat dan Tata Cara Pendaftaran Pendirian, Perubahan dan Pembubaran Badan Hukum Perseroan Terbatas yang dilaksanakan di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari berturut-turut, dimulai sejak tanggal 23 Mei hingga 26 Mei 2023. Dan hanya ada lima lembaga dan perusahaan yang akan mereka kunjungi satu persatu sesuai jadwal.

Suatu kebanggaan tersendiri untuk perusahaan media Bedah Nusantara Indonesia (BNI.com) yang merupakan media cetak dan online yang Baroqah Taat Hukum karena masuk dalam daftar yang dikantongi oleh tim Penilaian Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Kemenkum HAM, dimana tim ini telah dulu tiba di Bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada hari Selasa dan langsung menuju rumah kediaman Pemred BNI.com, Syamsuddin, ST., di jalan Baji Pamai V Makassar.

Pemred Bedah Nusantara Indonesia yang karib disapa Syamhunter ini menyambut baik dan hangat kedatangan pejabat Kemenkum HAM dari jakarta diantaranya Yuliyanto. SH.MH, (Jabatan analisis kebijakan madya), Ade Ruhanda S.I.P (Jabatan Analis Hukum), Nevi Anggraeni Raharjo. S.I.P (Jabatan Analis kebijakan pertama) dan didampingi Agry Caesar dari Kemenkum HAM Sulawesi Selatan.

Walau dengan suguhan yang sangat sederhana, namun suasana wawancara dan pengisian kuesioner berlangsung sangat cair, alot dan penuh akrab.

“Tadi diwawancarai minta petunjuk kemudahan dalam pelayanan kemenkum HAM. Entah apa penilaian dari Kemenkum HAM terhadap media kita, saya selaku pendiri media ini bangga dan salut dengan tim yang ada di media kita,” ucap Syamsuddin via WhatsApp.

“Saya tidak habis pikir kok bisa Bedah Nusantara Indonesia terpilih, sampai-sampai tak bisa tidur saking bangganya saya sebagai pendiri media ini. Dan saudara saya semua juga perlu bangga dengan bergabungnya didalam keluarga besar media kita ini,” tambahnya.

Kurang lebih dari 974 lembaga dan perusahaan yang terdaftar di kemenkum HAM hanya Bedah Nusantara Indonesia yang tercantum dalam undangan kunjungan kerja tim pegawai Kemenkum HAM ke Sulawesi Selatan, sehingga muncul kebanggaan tersendiri yang sulit di uraikan,” cetus Pemred BNI.

“Mohon dukungan dari seluruh keluarga besar Bedah Nusantara Indonesia agar bisa meningkat oplah masing-masing daerah karena InshaAllah tahun depan kita bukan lagi bni.com tapi saya tingkatkan menjadi bni.co.id,” pungkasnya.(RL4H)

Penulis Radiman Lah

Bagikan :