Luwu Utara – BNI.co.id
Seorang warga negara asing (WNA) asal China tewas dunia setelah terlibat perselisihan dengan operator ekskavator di lokasi proyek pelebaran jalan di Dusun Kanan Dede, Desa Kanan Dede, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (17/7/2026).
Korban diketahui menjabat sebagai pengawas pada proyek pelebaran jalan poros Sabbang–Rongkong tersebut.
Sementara operator ekskavator yang terlibat dalam insiden berinisial IE (27) telah diamankan kepolisian guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu Utara, AKP Kadek Andi Pradnyadana, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di Polres Luwu Utara,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 11.20 WITA saat IE sedang mengoperasikan ekskavator di lokasi proyek.
Korban kemudian mendatangi pelaku dalam keadaan marah dan terjadilah adu mulut.
Pelaku mengaku tidak memahami ucapan korban akibat kendala bahasa.
Tak lama kemudian, IE menaikkan volume musik di dalam kabin dan hendak memarkirkan alat berat tersebut.
Korban tiba-tiba naik ke atas ekskavator dan menampar kepala pelaku satu kali.
IE kemudian membalas dengan menendang korban.
Saat kejadian, korban sempat memegang tuas pengoperasian ekskavator sebelum akhirnya terjatuh.
Di saat yang bersamaan, ekskavator diduga bergerak berputar sehingga bagian ember (bucket) alat berat tersebut menghantam pipi kiri korban.
IE kemudian memarkirkan kembali ekskavator, namun ia mengaku tidak menyadari jika korban diduga terlindas ban belakang alat berat tersebut.
Setelah kejadian, pelaku meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor menuju kediamannya di Kecamatan Sabbang.
Sesampainya di rumah, IE menceritakan peristiwa itu kepada ayahnya, sebelum akhirnya dijemput personel Bhabinkamtibmas Polsek Rongkong untuk dibawa ke kantor polisi.
AKP Kadek Andi Pradnyadana menambahkan, penyidik saat ini sedang mendalami seluruh rangkaian peristiwa, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan alat bukti.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” tegasnya.





