Buol-BNI.co.id

Koperasi Tani (Koptan) Bukit Pionoto yang berdiri sejak 2011 yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng) selama kurang lebih 4 tahun diduga tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan(RAT)

Koperasi Bukit Pionoto memiliki luasan sekitar 1212 dalam Surat keputusan Bupati nomor,153/518/BH/DISKOPERARINDAG/X/2010 tertanggal 20 Oktober 2010 yang beranggotakan 925 meliputi dua Desa yakni Desa Soraya kecamatan Momunu dan Desa Jatimulya Kecamatan Tiloan Kabupaten Buol

Dari informasi yang di himpun media ini koperasi Tani Plasma Bukit Pionoto sejak tahun 2001 hingga 2024 tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan(RAT) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perkoperasian nomor 25 tahun 1992

Koperasi Bukit Pionoto selain mengabaikan Undang-undang juga di duga tidak mentaati Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 1994 tentang Pengawasan dan Pembinaan Koperasi

Sementara RAT dilakukan untuk mengevaluasi kinerja koperasi selama satu tahun terakhir, termasuk laporan keuangan, program kerja, dan hasil-hasil yang telah dicapai.

Selain itu juga bertujuan untuk mengambil keputusan penting terkait dengan kebijakan, program kerja, dan anggaran koperasi untuk tahun berikutnya.

Juga RAT dilakukan untuk memilih pengurus koperasi yang baru, termasuk ketua, sekretaris, dan bendahara untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam kegiatan koperasi dan memperkuat rasa kepemilikan anggota terhadap koperasi. guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas koperasi dalam mengelola keuangan dan kegiatan operasional.

Olehnya Salah satu anggota Koperasi Tani Bukit Pionoto yang enggan di sebut namanya meminta kepada pemerintah Daerah Kabupaten Buol untuk segera mendidak tegas Pengurus Koperasi Tani Bukit Pionoto yang sudah di duga kuat melanggar undang-undang yang berlaku

” Kami sebagai anggota Koptan meminta kepada pemerintah daerah untuk segera menindak tegas terhadap Koperasi TBP, karena selama ini banyak ketimpangan dalam pengelolaan pada managemen Koperasi yang kami nilai sudah tidak transparan” katanya.

Bagikan :