Oleh: Jufri, SH.,C.LA
Sekjen DPP LBH No Viral No Justice
Di tengah gelapnya kesoliman, di antara debu fitnah yang ditebar oleh tangan-tangan yang zalim, kita tidak akan mundur. Kita tidak akan diam. Karena sejarah telah mengajarkan, bahwa setiap kezaliman memiliki batas.
Dan setiap pelaku kejahatan pasti akan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hukum Allah tidak pernah tidur. Keadilan, meski tertunda, tidak akan pernah gagal.
Kini kita berada di ambang perubahan besar. Sebuah fase baru, babak baru dari perjalanan umat. Fase kebangkitan, fase penyadaran, fase di mana umat Islam akan kembali berdiri tegak, dengan kepala yang tegak dan hati yang bersih.
Kita akan menyongsong peradaban baru peradaban yang dibangun di atas pondasi iman, keadilan, dan kebenaran.
Peradaban Islam bukan sekadar masa lalu yang dikenang dalam buku sejarah. Ia adalah masa depan yang sedang kita bangun hari ini—dengan kerja keras, dengan kesabaran, dan dengan keyakinan. Kejayaan Islam bukanlah mimpi, tetapi keniscayaan bagi mereka yang berjuang di jalan-Nya.
Maka kepada setiap jiwa yang teraniaya, bangkitlah. Kepada setiap pejuang keadilan, lanjutkan langkahmu. Dan kepada setiap hati yang bersih, kuatkan doamu. Karena fajar kemenangan itu telah dekat.
Hari Jumat, Bukan Hanya Hari yang Mulia dalam Syariat Islam
Hari Jumat bukan hanya hari yang mulia dalam syariat islam, tapi juga momen suci untuk membangkitkan harapan dan semangat perjuangan. Di hari inilah doa-doa lebih mustajab, dan langkah-langkah kebaikan dilipatgandakan. Maka tepat jika kita jadikan hari ini sebagai titik tolak menuju kebangkitan umat dan tegaknya keadilan.”
Hari Jumat adalah hari berkah—dan di hari yang penuh cahaya ini, mari kita jadikan setiap napas sebagai saksi bahwa kita tidak akan pernah menyerah dalam menegakkan kebenaran. Fajar kemenangan itu telah dekat, dan bersama keimanan, kita akan menyongsong kejayaan Islam yang hakiki.





