BNI.co.id>Aceh Singkil -.Calon Bupati Aceh singkil H.Sapriadi SH/oyon dan wakil Bupati H.Hamzah Sulaiman SH.Melanjudkan pembangunan yang tertinggal selama 5 tahun.

Pasangan Calon Bupati Aceh singkil ini Bertekat Untuk Meneruskan berbagai pembangunan Infrastruktur yang akan dibangun,dimana Semasa kepemimpinan H.Sapriadi SH/Oyon pada tahun, 2012/2017)

Aceh singkil Bagaikan disulap dengan pesatnya pembangunan dikernakan beliau tidak perlu dipuji akan tetapi sudah teruji dimasa kepemimpinannya.dan beliau tidak kaku melaikan kegigihannya melobi Anggaran untuk pembangunan daerah Aceh singkil.

Lobi Beliu semasa kepemimpinannya dari tingkat provisi Aceh melobi sumber dana APBA Sampai ke tingkat pusat jakarta untuk Mendapatkan Anggaran bersumber dari APBN Pusat.

“Menjadikan daerah sebagai kawasan terdepan dalam pembangunan yang berkelanjutan dan merata, dengan mengoptimalkan sumber daya dan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat.”

Meningkatkan Infrastruktur Mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum untuk meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup masyarakat.

Pengembangan Ekonomi Lokal Mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Pendidikan dan Kesehatan Meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan dengan memperbaiki fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pengelolaan Sumber Daya Alam secara berkelanjutan untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Partisipasi Masyarakat Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Transparansi dan Akuntabilitas Memastikan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan untuk menghindari penyalahgunaan wewenang dan korupsi.

dan misi ini dapat disesuaikan lebih lanjut berdasarkan kebutuhan spesifik daerah dan prioritas yang diidentifikasi dalam konsultasi dengan berbagai stakeholder.(Sahkan m)

Salah seorang pengamat Aceh singkil RIDWAN ZAIN.(Sahman Manik/)

Bagikan :