BNI.com/Kab.Tebo-Jambi-Keterangan dari bendahara sekolah SMK N 7 Tebo yang mengatakan kepada awak media saat di pertanyakan bahwa nota harga barang-barang yang dicuri oleh salah satu Pelaku yang dilaporkan pihak sekolah kepada Pihak yang berwajib,Resorst Kapolres Tebo masih saya simpan di Rumah.Selasa (03-10-2023)
Berdasarkan informasi yang dihimpun langsung oleh awak media AFJ news online Zulfan pada 29/Agustus/2023 di SMK N 7 Tebo pada saat dikonfirmasi terkait Permasalahan Pencurian.
Yang mana mengenai permasalahan Kasus sebelumnya yang akan kami investigasi di SMK tersebut tentang pencurian aset sekolah berupa televisi , ampli , dan kotak wakaf, yang mana pengakuan dari pihak sekolah.
Awalnya Pelaku hendak damai dengan menyerahkan barang-barang sekolah yang telah dicuri,
Serta pelaku juga sudah membuat terali Pentilase kamar kecil, kantor. yang mana sebelumnya pentilase kamar kecil kantor tersebut tidak memiliki teralis besi.,namun dengan adanya kejadian tersebut pelaku diminta untuk membuat terali besi serta sudah mengembalikan barang yang sudah di curi.
Pihak dari pelaku juga sudah menyerahkan uang damai secara kekeluargaan dengan jumlah 2 juta rupiah kepihak sekolah dengan dijanjikan Kasus tersebut tidak berlanjut.
Akan tetapi pihak sekolahan tetap melanjutkan Kasus tersebut yang mana sampai saat ini pelaku sudah di tahan dan Menjadi Tersangka Kasus Pencurian,pihak keluarga pelaku mendatangi pihak sekolah untuk meminta kembali uang senilai 2 juta yang sudah di serahkan ke pihak sekolah,namun pihak sekolah SMK N 7 mengembalikan uang senilai 500 ribu rupiah kepada kelurga Tersangka.
Saat dikonfirmasi oleh awak media AFJ news online dan ormas LMPP tentang perihal tersebut bendahara SMK N 7 Tebo mengatakan uang sekolah dibawa pulang kerumah,dengan alasan karena takut hilang,begitu juga dengan nota harga barang aset sekolah,ujarnya kepada awak media.
(Donal)






