Luwu Utara-BNI.co.id
Bertepatan dengan momen libur dan penjemputan santri, Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Balebo, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara menggelar pembekalan bagi orang tua wali santri, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Orang Tua Mendidik Anak di Rumah Dengan Peradaban Islami” ini dipusatkan di Masjid Darul Arqam Balebo mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Dihadiri oleh Pimpinan Pondok, dewan Ustadz dan Ustadzah, serta seluruh wali santri.
Pihak pondok menghadirkan pemateri utama, Dr. Abdul Karim, untuk memberikan bekal ilmu parenting Islami sebelum santri diliburkan ke rumah masing-masing.
Dalam materinya, Dr. Abdul Karim menegaskan bahwa libur bukan berarti libur mendidik.
Justru rumah adalah madrasah pertama yang menentukan peradaban anak.
Ia mengingatkan para orang tua untuk menghindari tujuh kekeliruan komunikasi yang dapat menimbulkan trauma masa kecil, yaitu membanding-bandingkan anak, melabeli dengan kata bodoh dan nakal, mengancam, mengungkit kesalahan, mendiamkan anak (silent treatment), memarahi di depan umum, dan mengingkari janji.
“Mendidik anak dengan peradaban Islami adalah meneladani Rasulullah SAW.
Beliau tidak pernah membentak anak, tidak pernah merendahkan anak, dan selalu menjaga harga diri anak.
Anak yang dididik dengan bentakan akan menjadi keras, tapi anak yang dididik dengan adab akan menjadi generasi yang beradab,” jelas Dr. Abdul Karim.
Ustad Rusman.
menambahkan, pembekalan ini sengaja digelar di momen penjemputan agar ada sinergi antara pendidikan di pondok dan di rumah.
“Kami tidak hanya memulangkan santri untuk libur, tapi kami bekali orang tuanya dengan ilmu.
Harapan kami, selama di rumah anak tetap dididik dengan peradaban Islam, sehingga ketika kembali ke pondok, akhlaknya semakin mulia,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama, dilanjutkan dengan penjemputan santri oleh orang tua masing-masing untuk menikmati masa libur.




